SELAMAT DATANG DI BLOG HERBAMAED INDONESIA

HERBAMAED INDONESIA hadir untuk memberikan informasi manfaat tanaman obat/ Herbal khususnya Herbal Indonesia untuk kesehatan. Selain memberikan informasi herbal, HERBAMAED INDONESIA juga menyediakan berbagai macam herbal yang sudah dalam bentuk ektrak dan dikemas dalam bentuk kapsul sehingga memudahkan untuk mengkonsumsinya. Bagi yang berminat untuk memanfaatkan herbal dan konsultasi pengobatan herbal bisa contact : rsmjakarta@gmail.com atau dessysartika@gmail.com / 08988059632
Tampilkan postingan dengan label Obesitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obesitas. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 April 2011

10 Negara dengan Manusia Paling Gemuk Terbanyak di Dunia



Kegemukan tidak hanya menjadi masalah di negara maju, bahkan di negara paling miskin sekalipun banyak yang mengalaminya. Banyak faktor yang mempengaruhinya, mulai dari kurang olah raga hingga diet yang tidak sehat

Badan kesehatan dunia WHO menetapkan, seseorang bisa dikatakan mengalami overweight atau kegemukan jika memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) lebih dari atau sama dengan 25 kg/m2. Jika IMT sudah melebihi 30 kg/m2, maka bisa dikategorikan obesitas.

Saat ini WHO mencatat, 1 dari 3 orang di seluruh dunia memiliki masalah kegemukan sedangkan 1 dari 10 orang mengalami obesitas.

Jika tidak ada upaya untuk memperbaiki gaya hidup dan pola makan, diperkirakan jumlah penderita kegemukan akan mencapai 2,3 miliar pada tahun 2015. Angka ini cukup tinggi karena menyamai jumlah penduduk China, ditambah Amerika dan seluruh Eropa.

Masalah kegemukan juga bukan monopoli negara maju yang umumnya terlalu makmur untuk berolahraga berat. Sebuah survei yang dilakukan Globalpost sepanjang 1 dasawarsa terakhir menunjukkan, beberapa negara miskin termasuk dalam 10 negara dengan masalah kegemukan paling banyak.

Berikut ini daftar negara paling gemuk berdasarkan persentase warga yang memiliki masalah berat badan, seperti dikutip dari Globalpost, Senin (28/3/2011).

1. Samoa (93,5 persen) 
Negara kepulauan yang juga terletak di Samudra Pasifik ini sebenarnya memiliki tradisi diet yang sehat yakni karbohidrat kompleks yang tinggi serat dan rendah lemak. Namun sejak terjadi migrasi orang asing pada masa Perang Dunia II, diet itu berubah dan menjadikan negara ini sebagai negara tergemuk di dunia.

2. Kiribati (81,5 persen) 
Antara tahun 1964-2001, impor makanan di salah satu negara termiskin di dunia ini meningkat 6 kali lipat. Makanan yang didatangkan dari negara lain umumnya berupa makanan olahan yang banyak mengandung lemak dan tidak sehat. Tak heran negara kepulauan yang terletak di Samudra Pasifik ini menduduki posisi 'runner up' negara paling gemuk di dunia.

3. Amerika Serikat (66,7 persen) 
Sejak tahun 1960-an, 24 persen warga Amerika Serikat sudah mengalami overweight. Kini jumlahnya terus meningkat, hingga 2 dari 3 warganya bisa dikategorikan obesitas. Junk food alias makanan tidak sehat disebut-sebut sebagai pemicu utama kegemukan di Amerika Serikat.

4. Jerman (66,5 persen) 
Tidak terlalu mengejutkan jika Jerman masuk salah satu negara paling gemuk, karena warganya cukup dikenal dengan budaya minum bir dan makan masakan berlemak. Dalam upaya menekan jumlah warga yang gemuk, saat ini pemerintah menyediakan buah dan sayuran sebagai cemilan gratis untuk anak sekoilah di negara tersebut.

5. Mesir (66 persen) 
Jumlah pengidap masalah kegemukan di Mesir meningkat sejak tahun 1980-an. Sejak masa itu, laju pertumbuan penduduk mulai tidak terkendali sehingga pola makan menjadi tidak sehat. Terlebih dalam tradisi sebagain warganya, perempuan ditabukan untuk berolahraga.

6. Bosnia-Herzegovina (62,9 persen) 
Masalah kegemukan tidak hanya terjadi di negara-negara dengan penghasilan perkapita relatif tinggi. Buktinya, Bosnia-Herzegovina yang rata-rata penduduknya masih hidup di bawah garis kemiskinan masuk dalam 10 besar negara paling gemuk. Pemicunya antara lain diet yang tidak sehat, ditambah dengan kebiasaan merokok dan minum alkohol.

7. Selandia Baru (62,7 persen) 
Menurut penelitian dari University of Otago, masalah kegemukan di Selandia Baru dipicu oleh kecanduan menonton TV sejak kecil. Di negara ini, masalah kegemukan lebih banyak dipicu karena kurang olahraga dibandingkan karena terlalu banyak makan.

8. Israel (62,9 persen) 
Sebagaimana yang terjadi di beberapa negara maju yang lain, timbunan lemak juga menjadi masalah serius di Israel. Dalam 30 tahun terakhir saja, jumlah penderita obesitas di negara ini sudah meningkat 3 kali lipat.

9. Kroasia (61,4 persen) 
Di negara ini, penyakit kardiovaskular menjadi penyebab kematian terbanyak karena salah satu faktor risikonya adalah kegemukan. Wujud keprihatinan terhadap tingginya angka kegemukan, sebuah badan amal di Kroasia pada mencatatkan rekor pembuatan celana jins terbesar di dunia pada Juni 2010. Ukurannya 6 kalu luas lapangan tenis, dijahit dari 8.023 potong jins yang disumbangkan warga.

10. Inggris (61 persen) 
Cukup masuk akal jika Inggris masuk 10 besar negara dengan rata-rata IMT tertinggi di dunia, sebab di Eropa sendiri gaya hidup warga Inggris termasuk paling jarang berolahraga. Bahkan rekor manusia paling gemuk pernah dipegang seorang pria Inggris dengan berat badan 680 pound (sekitar 308 kg).

Sabtu, 02 April 2011

Makanan Pelawan Lemak Jahat


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Mendengar kata lemak selalu menakutkan bagi kebanyakan orang, karena lemak merupakan faktor penyebabberbagai penyakitberbahaya seperti penyakit jantung. Lemak berlebih di dalam tubuh biasanya berasal dari makanan, tapi makanan tertentu juga dapat membantu melawan lemak. Apa saja?

Lemak merupakan molekul-molekul alam yang tak dapat larut dalam air. Hal inilah yang menyebabkan jika orang terlalu banyak makan lemak akan menjadi gemuk.

Berikut beberapa makanan yang bisa membantu melawan lemak jahat, seperti dilansir Lifemojo, Sabtu (2/4/2011):

1. Almond
Menurut studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Obesity, orang yang makan 85 gram (sekitar 3 ons) almond setiap hari, dapat mengurangi berat badan dan indeks massa tubuh (BMI) 18 persen dibandingkan dengan pengurangan 11 persen pada pelaku diet non-almond.

Kacang ini tinggi alpha-linolenic acid (ALA), yang dapat mempercepat metabolisme lemak. Almond juga tinggi serat, protein dan jenis lemak baik yang memenuhi selera Anda, sehingga bisa menghindari mengemil atau makan berlebih. Makan segenggam almond (tidak lebih dari 12) sehari-hari untuk mendapatkan manfaatnya.

2. Buah yang mengandung vitamin C
Menurut penelitian yang dilakukan di Arizona State University, orang yang mengonsumsi vitamin C dalam jumlah yang memadai yang terdapat pada buah-buahan segar seperti jeruk, stroberi, raspberry, dapat mengoksidasi 30 persen lebih lemak saat melakukan latihan normal.

Para peneliti menemukan bahwa vitamin C dalam aliran darah berkorespondensi langsung dengan kemampuan tubuh untuk membakar lemak sebagai sumber energi. Ini digunakan dalam tubuh untuk membuat karnitin, yaitu suatu zat yang membantu sel-sel membakar lemak untuk energi. Ketika vitamin C yang kurang, karnitin tidak bisa melakukan tugasnya.

3. Ikan
Ikan tidak hanya membuat jantung Anda sehat, tetapi juga mengecilkan pinggang. Asam lemak omega-3 meningkatkan sensitivitas insulin yang membantu membangun otot dan mengurangi lemak perut. Lebih banyak otot ebih baik untuk kapasitas pembakaran lemak tubuh seseorang.

4. Kedelai
Kedelai mengandung lesitin yang membantu sel-sel agar tidak menumpuk lemak. Ini juga akan memecah simpanan lemak dalam tubuh. Lesitin kedelai juga menurunkan kolesterol dan trigliserid, serta meningkatkan HDL (kolesterol baik).

5. Tomat
Tomat mengandung oligofructose, yaitu serat yang membantu mempertahankan efek cholecystokinin(CCK) di perut. CCK adalah hormon yang dikeluarkan oleh usus kecil dalam menanggapi adanya lemak dan membantu meningkatkan perasaan kenyang dengan mengencangkan katup antara perut dan usus. Hal ini membuat Anda untuk makan tidak terlalu banyak.

Tomat juga dikemas dengan vitamin C yang membantu dalam produksi karnitin. Penelitian telah menunjukkan bahwa karnitin dapat membantu mempercepat kemampuan tubuh membakar lemak hingga sepertiga.



Sumber : http://health.detik.com/read/2011/04/02/080113/1607021/766/makanan-pelawan-lemak-jahat?l991101755

Sabtu, 05 Februari 2011

Buah-buah Super Manis yang Bisa Bikin Gemuk


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Banyak orang ingin meramping tubuh dengan makan banyak buah dan sayur. Tapi Anda juga harus pandai-pandai memilih buah bila ingin menurunkan berat badan, karena buah dengan kadar gula tinggi justru dapat membuat Anda semakin gemuk.

Buah mengandung kadar gula alami yang disebut fruktosa, yang juga banyak digunakan untuk mempermanis minuman ringan dan junk food. Ilmuwan menyatakan bahwa gula buah alami ini bisa lebih berbahaya dari jenis gula lainnya.

Penelitian yang dilakukan ilmuwan dari University of California ini juga menemukan bahwa kadar fruktosa tinggi bisa menjadi salah satu pemicu epidemi obesitas atau kegemukan.

Dalam tes yang dilakukan, orang gemuk yang diberikan dosis tinggi fruktosa lebih cenderung bertambah berat badan di sekitar perut daripada partisipan yang diberi glukosa biasa.

Selain itu, meski memiliki berat badan yang hampir sama, kadar kolesterol partisipan yang diberi fruktosa ternyata lebih tinggi bila dibandingkan dengan partisipan yang diberi glukosa biasa.

"Lemak di perut atau lemak intra-abdominal adalah jenis yang paling berbahaya dan terkait dengan penyakit diabetes dan jantung," jelas Dr Peter Havel, pemimpin studi, seperti dilansir Dailymail, Jumat (4/2/2011).

Menurutnya, fruktosa murni kebanyakan ditemukan dalam buah segar, jus buah dan selai. Sedangkan yang sering menjadi masalah besar adalah kandungan fruktosa tinggi pada sirup jagung yang sering ditambahkan dalam berbagai makanan untuk mengganti gula.

"Kue yang dibuat dengan fruktosa bisa lebih berbahaya dari yang dibuat dengan gula," lanjut Dr Havel.

Dalam sebuah studi terpisah, tim peneliti Dr Havel membandingkan efek langsung dari mengonsumsi makanan yang 25 persen dari energi tersebut berasal dari sirup jagung tinggi fruktosa, sukrosa, fruktosa, atau glukosa.

Hasilnya yang telah dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition, tingkat trigliserida (lemak dalam darah) setelah 24 jam mengonsumsi fruktosa, sukrosa atau sirup jagung fruktosa tinggi berada pada level yang sama tingginya, tetapi glukosa menunjukkan hasil yang lebih rendah.

Namun, dengan hasil penelitian ini para ahli mengingatkan bukan berarti orang harus berhenti makan buah. Tidak semua buah segar mengandung fruktosa yang tinggi. Meskipun memiliki kandungan fruktosa, risiko kesehatan yang diperoleh sebanding dengan manfaatnya.

Yang perlu diperhatikan adalah jus buah yang dibuat dengan menambahkan gula ke dalamnya, sehingga menyebabkan kadar gulanya menjadi lebih tinggi.

Dr Samuel Oetoro, SpG.K., ahli gizi klinik FKUI-RSCM, memberikan beberapa contoh buah dengan kadar gula rendah, yaitu:
  1. Alpukat
  2. Apel
  3. Pir
  4. Jeruk

Sedangkan buah dengan kadar gula tinggi adalah sebagai berikut:
  1. Duren
  2. Pisang
  3. Mangga
  4. Nanas
  5. Sirsak
  6. Nangka
  7. Sawo

Tonjolan Lemak Akibat Bra Bisa Hilang dengan Olahraga


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Lemak di bagian punggung cukup mengganggu bagi perempuan karena meninggalkan tonjolan ketika harus menggunakan bra yang biasanya ketat. Tonjolan lemak ini bisa dihilangkan dengan beberapa gerakan olahraga. Bagaimana caranya?

Bagi perempuan gemuk, lemak yang menonjol di bagian samping dan punggung saat menggunakan bra seringkali mengjengkelkan. Selain merusak penampilan, menimbun lemak sama saja dengan menabungpenyakit.

Berikut beberapa olahraga yang dapat menghilangkan tonjolan lemak pada tali bra, seperti dilansir Livestrong, Kamis (3/2/2011):

1. Latihan membungkuk
Latihan beban sambil membungkuk dapat memperkuat otot punggung sehingga dapat menghilangkan lemak di bagian punggung. Untuk melakukannya, ambil barbel dengan berat 1,5-4 kg pada masing-masing tangan. Tekuk lutut sedikit dan bersandar ke depan, menjaga punggung lurus.

Tekuk sedikit siku, tarik tangan dan rasakan otot-otot bekerja di bagian punggung atas. Jaga punggung tetap lurus sepanjang latihan. Angkat barbel dan berhenti saat lengan setinggi bahu. Gunakan otot untuk mengendalikan berat badan. Ulangi 12 sampai 15 kali.

2. Push up dengan tumit
Latihan ini dilakukan dengan berlutut dan membungkuk badan ke depan dengan tangan di lantai. Tarik tumit kaki ke atas hingga membentuk huruf V pada tubuh. Lakukan push up dengan posisi tubuh seperti ini dan tahan posisi ini selama 15 sampai 30 detik.

3. Latihan Pliometrik
Latihan pliometrik menggabungkan pembakaran lemak dan mengencangkan otot. Salah satu latihan pliometrik dapat dilakukan dari atas bangku atau landasan yang dapat berfungsi sama yang tingginya tak kurang dari 45 cm dan tak boleh lebih tinggi dari 1 meter. Berdirilah di pinggir dengan kedua kaki lurus dan kedua bahu dikendorkan.

Jatuhkan diri ke lantai dan mendarat di bagian depan telapak kaki. Jangan meloncat, hanya menjatuhkan diri atau terjun ke depan. Ketika mendarat, tekuk kedua lutut untuk meredam kejut ketika mendarat dan kemudian kedua tangan diayunkan untuk menekan udara dan meloncatlah setinggi-tingginya sambil menjulurkan kedua tangan lurus ke atas. Ulangi 8 sampai 10 kali pengulangan.

4. Latihan kardiovaskular
Tonjolan lemak di daerah tali bra juga dapat dihilangkan dengan latihan kardiovaskular yang bisa membakar kelebihan lemak di seluruh tubuh. Latihan kardiovaskular misalnya berjalan kaki selama 30 menit, bersepeda, berenang atau aerobik setiap minggu. Peningkatan intensitas atau durasi latihan akan membantu membakar kalori lebih banyak.



Sumber : http://health.detik.com/read/2011/02/03/140441/1559666/766/tonjolan-lemak-akibat-bra-bisa-hilang-dengan-olahraga

Minggu, 30 Januari 2011

Diet bagi Penderita Hipertensi

Pembuluh darah koroner yang menderita aterosklerotik, selain menjadi tidak elastis, juga mengalami penyempitan sehingga tahanan terhadap aliran darah dalam pembuluh koroner juga naik. Naiknya tekanan sistolik karena pembuluh darah tidak elastis serta naiknya tekanan diastolik akibat penyempitan pembuluh darah tersebut, dikenal dengan istilah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Nama lengkapnya adalah hipertensi esensial.

Pembatasan jumlah cairan, ataupun pemberian cairan / air minum lebih daripada biasanya kepada penderita, juga ternyata tidak ada pengaruhnya terhadap tekanan darah. 

Diet rendah garam umumnya dianjurkan bagi penderita tekanan darah tinggi. Akan tetapi banyak ahli kedokteran yang masih meragukan efek diet rendah garam itu terhadap penurunan tekanan darah.

Lebih-lebih jika kandungan natrium dalam diet penderita di atas 250 gram sehari. Jadi agar diet rendah garam itu membawa pengaruh berupa penurunan tekanan darah, maka kandungan natrium dalam diet harus berkisar antara 200 – 250 mg sehari.

Jika digunakan diet Kempner dengan kadar natrium sekitar 200 mg, diet itu harus diberikan untuk jangka waktu yang lama. Karena itu, penderita hipertensi, sungguhpun ia sudah menjalani diet pantang garam, masih juga memerlukan obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah.

1. Makanan yang dianjurkan bagi penderita hipertensi adalah :

  • Sayuran dan buah-buahan. Kandungan serat dan vitamin Cnya dapat membentu menurunkan tekanan darah tinggi.
  • Serealia juga berfungsi untuk membantu menyerap lemak dan kandungan seratnya membantu dalam poses pencernaan makanan.
  • Jenis ikan yang banyak mengandung lemak seperti salmon, makerel, dan sarden.

2. Makanan Yang harus dikurangi
  • Makanan kaleng atau makanan yang sudah diproses dengan kandungan garam yang tinggi.
  • Jenis ikan yang banyak mengandung lemak seperti salmon, makerel dan sarden
  • Makanan berlemak.
  • Minuman beralkohol.

3. Makanan Yang harus dihindari
  • Makanan bergaram tinggi.
  • Konsumsi alkohol berlebih dan merokok.

Jumat, 28 Januari 2011

Kunci Langsing Itu Mempercepat Metabolisme Bukan Diet


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Sebenarnya Anda tidak perlu repot-repot melakukan diet, karena kunci untuk langsing adalah mempercepat sistem metabolisme. Tapi masalahnya bagaimana membuat metabolisme tubuh menjadi cepat?

Hal utama yang menyebabkan cepat atau lambatnya kenaikan berat badan adalah sistem metabolisme dan proses pembakaran kalori.

Semakin tinggi metabolisme, maka makanan lebih cepat dicerna dan membakar kalori lebih besar, sehingga tidak menyebabkan adanya timbunan lemak di tubuh.

Metabolisme adalah proses tubuh yang mengubah makanan dan minuman yang dikonsumsi menjadi energi. Selama proses biokimia yang kompleks, kalori dalam makanan dan minuman yang dikombinasikan dengan oksigen akan melepaskan energi yang dibutuhkan untuk fungsi tubuh.

Bagaimana mempercepat sistem metabolisme?


Berikut beberapa cara yang dapat mempercepat sistem metabolisme, seperti dilansir Dailymail, Rabu (26/1/2011):

1. Memperbesar otot

Jaringan otot adalah metabolik aktif dan menggunakan energi bahkan pada saat istirahat, sedangkan jaringan adiposa (lemak) tidak melakukan apapun saat istirahat. Lakukan olahraga beban seperti angkat besi untuk dapat dengan cepat meningkatkan metabolisme tubuh.

2. Minuman berkafein

"Segelas minuman berkafein seperti teh dan kopi dapat meningkatkan laju metabolisme basal sekitar 5 sampai 10 persen selama dua jam," kata Dr Nicola Lowe, dosen nutrisi senior di University of Central Lancashire.

Menurutnya, kafein sebagai stimulan dapat meningkatkan aktivitas saraf dan membuat gerakan tubuh lebih. Kafein juga mengubah penggunaan bahan bakar, sehingga tubuh lebih banyak membakar lemak untuk energi daripada glukosa.

3. Makan karbohidrat kompleks
Memasukkan karbohidrat dalam daftar makanan sering dianggap buruk. Namun sebenarnya hal tersebut bisa baik untuk metabolisme jika yang Anda makan adalah karbohidrat kompleks, seperti kentang, pasta, gandum dan ubi-ubian.

"Ada bukti bahwa jika Anda makan banyak karbohidrat, Anda cenderung membakar kelebihan lemak yang ada di tubuh," kata Tom Crisp, konsultan sports physician di BUPA Barbican Centre, London.

4. Olahraga teratur

"Metabolisme seperti mesin mobil. Pada saat istirahat hanya berdetak di atas, saat mulai bergerak Anda membakar bensin, dan ketika bergerak lebih cepat maka semakin banyak bensin yang dibakar," jelas Tom Crisp. Jadi, semakin sering Anda berolahraga, semakin tinggi tingkat metabolisme.

5. Selalu bergerak
Orang yang selalu aktif dan bergerak akan memiliki tingkat metabolisme yang tinggi, sehingga biasanya akan tetap ramping meski banyak makan. "Seseorang yang tidak dapat duduk diam akan membakar energi lebih banyak daripada seseorang yang pasif dan tenang," jelas Dr Lowe.





Sumber : http://health.detik.com/read/2011/01/26/091218/1554619/766/kunci-langsing-itu-mempercepat-metabolisme-bukan-diet

Angka-angka Menarik Seputar Obesitas


img
Jakarta, Kegemukan dan obesitas merupakan faktor risiko penyakitberbahaya, mulai dari diabetes, tekanan darah tinggi hingga impotensi. Bagi yang menganggapnya berlebihan, angka-angka berikut akan mengungkap betapa berbahayanya punya tubuh gemuk.

Angka-angka menarik yang berhubungan dengan obesitas seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (28/1/2011) adalah:

7 tahun
Obesitas diperkirakan dapat mengurangi usia harapan hidup seseorang hingga rata-rata 7 tahun. Artinya dengan indeks massa tubuh (IMT) yang ideal, seseorang bisa hidup 7 tahun lebih lama dibandingkan jika mengalami obesitas.

30 kg/m2
Seseorang dikategorikan sebagai obesitas jika memiliki IMT 30 kg/m2 atau lebih. IMT diukur berdasarkan rasio atau perbandingan antara berat badan dengan luas permukaan tubuh yang diwakili oleh tinggi badan.

444,5 kg
Beberapa rumah sakit di Inggris memiliki ambulans khusus untuk mengangkut pasien obesitas, dengan daya angkut maksimal 444,5 kg. Ambulans biasa hanya mampu mengangkut pasien dengan bobot maksimal 124 kg.

136 gram
Milkshake yang disebut sebagai minuman paling tidak sehat di Amerika Serikat rata-rata mengandung lemak sebanyak 136 gram dalam 1 gelas ukuran sedang. Kandungan energinya mencapai 2.010 kalori, setara dengan kebutuhan rata-rata manusia dalam sehari.

711 orang
Pada tahun 2008, sebuah restoran di Pennsylvania pernah menantang pengunjungnya untuk menghabiskan The Belly Bruiser, burger raksasa yang mengandung 6,8 kg daging sapi, 1,4 kg keju dan 30.000 kalori. Sebanyak 711 orang kontestan mencoba menyantapnya namun gagal, sebelum akhirnya pria bernama Brad Sciullo sanggup menghabiskannya dalam waktu 4 jam 39 menit.

21,3 kg
Seekor kucing yang dipelihara oleh warga Queensland, Australia tercatat sebagai kucing tergemuk dengan berat 21,3 kg. Kucing bernama Himmy ini sempat memegang rekor Guiness sebelumakhirnya dicabut untuk menghindari kemungkinan para pemilik kucing sengaja menggemukkan peliharaannya biar namanya masuk Guiness.





Sumber : http://health.detik.com/read/2011/01/28/160856/1556422/763/angka-angka-menarik-seputar-obesitas?l991101755

Kamis, 27 Januari 2011

5 Komplikasi Hamil Pada Perempuan Gemuk


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Obesitas atau kegemukan yang berlebih menyebabkan beberapa risiko bagi kesehatan. Terlebih pada perempuan gemuk yang sedang hamil yang berisiko lebih tinggi terhadap komplikasi saat melahirkan.

Tim peneliti dari Liverpool University menemukan beberapa komplikasi pada perempuan gemuk yang sedang hamil. Penemuan ini setelah melakukan pemeriksaan 30.000 perempuan yang melahirkan selama kurun waktu 4 tahun.

Beberapa komplikasi yang terjadi pada perempuan gemuk saat hamil seperti dilaporkan British Journal of Obstetrics and Gynaecology adalah:

1. Perempuan gemuk memiliki masa kehamilan yang lebih panjang.
Dari hasil penemuan 3 dari 10 perempuan gemuk memiliki masa hamil yang panjang, sedangkan perempuan dengan berat badan normal hanya 2 dari 10 yang telat melahirkan.

2. Perempuan gemuk yang hamil membutuhkan induksi artifisial dan memerlukan operasi caesar.
Sepertiga perempuan gemuk yang hamil membutuhkan bantuan induksi dalam proses persalinan dibanding perempuan normal yang hanya seperempatnya. Serta 3 dari 10 perempuan obesitas harus melahirkan secara caesar.

3. Sebagian besar ibu gemuk yang melahirkan melalui vagina memiliki tingkat komplikasi yang lebih besar dibanding dengan berat badan normal.

4. Studi tahun 2007 menunjukkan hampir separuh perempuan obesitas yang meninggal sesaat setelah melahirkan. Studi ini juga menemukan bahwa saat ini ibu yang obesitas menjadi salah satu risiko terbesar ketika melahirkan.

5. Obesitas yang terjadi selama hamil seringkali menyulitkan proses induksi serta dikaitkan dengan risiko tinggi operasi caesar dan kemungkinan komplikasi yang mengikuti seperti infeksi, perdarahan dan gumpalan darah.

"Ibu yang obesitas telah menjadi salah satu faktor risiko yang muncul dalam praktek kebidanan, termasuk mengalami kehamilan yang berkepanjangan," ujar Dr Sarah Arrowsmith dari University of Liverpool’s Institute of Translational Medicine, seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (27/1/2011).

Untuk itu perempuan yang obesitas sebaiknya mengatur berat badannya sebelum memutuskan untuk hamil. Serta sebaiknya tidak melakukan diet ketat saat hamil karena akan mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya.





Sumber : http://health.detik.com/read/2011/01/27/134646/1555824/764/5-komplikasi-hamil-pada-perempuan-gemuk?l991101755