SELAMAT DATANG DI BLOG HERBAMAED INDONESIA

HERBAMAED INDONESIA hadir untuk memberikan informasi manfaat tanaman obat/ Herbal khususnya Herbal Indonesia untuk kesehatan. Selain memberikan informasi herbal, HERBAMAED INDONESIA juga menyediakan berbagai macam herbal yang sudah dalam bentuk ektrak dan dikemas dalam bentuk kapsul sehingga memudahkan untuk mengkonsumsinya. Bagi yang berminat untuk memanfaatkan herbal dan konsultasi pengobatan herbal bisa contact : rsmjakarta@gmail.com atau dessysartika@gmail.com / 08988059632
Tampilkan postingan dengan label Diet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diet. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 April 2011

Makanan Pelawan Lemak Jahat


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Mendengar kata lemak selalu menakutkan bagi kebanyakan orang, karena lemak merupakan faktor penyebabberbagai penyakitberbahaya seperti penyakit jantung. Lemak berlebih di dalam tubuh biasanya berasal dari makanan, tapi makanan tertentu juga dapat membantu melawan lemak. Apa saja?

Lemak merupakan molekul-molekul alam yang tak dapat larut dalam air. Hal inilah yang menyebabkan jika orang terlalu banyak makan lemak akan menjadi gemuk.

Berikut beberapa makanan yang bisa membantu melawan lemak jahat, seperti dilansir Lifemojo, Sabtu (2/4/2011):

1. Almond
Menurut studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Obesity, orang yang makan 85 gram (sekitar 3 ons) almond setiap hari, dapat mengurangi berat badan dan indeks massa tubuh (BMI) 18 persen dibandingkan dengan pengurangan 11 persen pada pelaku diet non-almond.

Kacang ini tinggi alpha-linolenic acid (ALA), yang dapat mempercepat metabolisme lemak. Almond juga tinggi serat, protein dan jenis lemak baik yang memenuhi selera Anda, sehingga bisa menghindari mengemil atau makan berlebih. Makan segenggam almond (tidak lebih dari 12) sehari-hari untuk mendapatkan manfaatnya.

2. Buah yang mengandung vitamin C
Menurut penelitian yang dilakukan di Arizona State University, orang yang mengonsumsi vitamin C dalam jumlah yang memadai yang terdapat pada buah-buahan segar seperti jeruk, stroberi, raspberry, dapat mengoksidasi 30 persen lebih lemak saat melakukan latihan normal.

Para peneliti menemukan bahwa vitamin C dalam aliran darah berkorespondensi langsung dengan kemampuan tubuh untuk membakar lemak sebagai sumber energi. Ini digunakan dalam tubuh untuk membuat karnitin, yaitu suatu zat yang membantu sel-sel membakar lemak untuk energi. Ketika vitamin C yang kurang, karnitin tidak bisa melakukan tugasnya.

3. Ikan
Ikan tidak hanya membuat jantung Anda sehat, tetapi juga mengecilkan pinggang. Asam lemak omega-3 meningkatkan sensitivitas insulin yang membantu membangun otot dan mengurangi lemak perut. Lebih banyak otot ebih baik untuk kapasitas pembakaran lemak tubuh seseorang.

4. Kedelai
Kedelai mengandung lesitin yang membantu sel-sel agar tidak menumpuk lemak. Ini juga akan memecah simpanan lemak dalam tubuh. Lesitin kedelai juga menurunkan kolesterol dan trigliserid, serta meningkatkan HDL (kolesterol baik).

5. Tomat
Tomat mengandung oligofructose, yaitu serat yang membantu mempertahankan efek cholecystokinin(CCK) di perut. CCK adalah hormon yang dikeluarkan oleh usus kecil dalam menanggapi adanya lemak dan membantu meningkatkan perasaan kenyang dengan mengencangkan katup antara perut dan usus. Hal ini membuat Anda untuk makan tidak terlalu banyak.

Tomat juga dikemas dengan vitamin C yang membantu dalam produksi karnitin. Penelitian telah menunjukkan bahwa karnitin dapat membantu mempercepat kemampuan tubuh membakar lemak hingga sepertiga.



Sumber : http://health.detik.com/read/2011/04/02/080113/1607021/766/makanan-pelawan-lemak-jahat?l991101755

Sabtu, 05 Februari 2011

Buah-buah Super Manis yang Bisa Bikin Gemuk


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Banyak orang ingin meramping tubuh dengan makan banyak buah dan sayur. Tapi Anda juga harus pandai-pandai memilih buah bila ingin menurunkan berat badan, karena buah dengan kadar gula tinggi justru dapat membuat Anda semakin gemuk.

Buah mengandung kadar gula alami yang disebut fruktosa, yang juga banyak digunakan untuk mempermanis minuman ringan dan junk food. Ilmuwan menyatakan bahwa gula buah alami ini bisa lebih berbahaya dari jenis gula lainnya.

Penelitian yang dilakukan ilmuwan dari University of California ini juga menemukan bahwa kadar fruktosa tinggi bisa menjadi salah satu pemicu epidemi obesitas atau kegemukan.

Dalam tes yang dilakukan, orang gemuk yang diberikan dosis tinggi fruktosa lebih cenderung bertambah berat badan di sekitar perut daripada partisipan yang diberi glukosa biasa.

Selain itu, meski memiliki berat badan yang hampir sama, kadar kolesterol partisipan yang diberi fruktosa ternyata lebih tinggi bila dibandingkan dengan partisipan yang diberi glukosa biasa.

"Lemak di perut atau lemak intra-abdominal adalah jenis yang paling berbahaya dan terkait dengan penyakit diabetes dan jantung," jelas Dr Peter Havel, pemimpin studi, seperti dilansir Dailymail, Jumat (4/2/2011).

Menurutnya, fruktosa murni kebanyakan ditemukan dalam buah segar, jus buah dan selai. Sedangkan yang sering menjadi masalah besar adalah kandungan fruktosa tinggi pada sirup jagung yang sering ditambahkan dalam berbagai makanan untuk mengganti gula.

"Kue yang dibuat dengan fruktosa bisa lebih berbahaya dari yang dibuat dengan gula," lanjut Dr Havel.

Dalam sebuah studi terpisah, tim peneliti Dr Havel membandingkan efek langsung dari mengonsumsi makanan yang 25 persen dari energi tersebut berasal dari sirup jagung tinggi fruktosa, sukrosa, fruktosa, atau glukosa.

Hasilnya yang telah dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition, tingkat trigliserida (lemak dalam darah) setelah 24 jam mengonsumsi fruktosa, sukrosa atau sirup jagung fruktosa tinggi berada pada level yang sama tingginya, tetapi glukosa menunjukkan hasil yang lebih rendah.

Namun, dengan hasil penelitian ini para ahli mengingatkan bukan berarti orang harus berhenti makan buah. Tidak semua buah segar mengandung fruktosa yang tinggi. Meskipun memiliki kandungan fruktosa, risiko kesehatan yang diperoleh sebanding dengan manfaatnya.

Yang perlu diperhatikan adalah jus buah yang dibuat dengan menambahkan gula ke dalamnya, sehingga menyebabkan kadar gulanya menjadi lebih tinggi.

Dr Samuel Oetoro, SpG.K., ahli gizi klinik FKUI-RSCM, memberikan beberapa contoh buah dengan kadar gula rendah, yaitu:
  1. Alpukat
  2. Apel
  3. Pir
  4. Jeruk

Sedangkan buah dengan kadar gula tinggi adalah sebagai berikut:
  1. Duren
  2. Pisang
  3. Mangga
  4. Nanas
  5. Sirsak
  6. Nangka
  7. Sawo

Tonjolan Lemak Akibat Bra Bisa Hilang dengan Olahraga


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Lemak di bagian punggung cukup mengganggu bagi perempuan karena meninggalkan tonjolan ketika harus menggunakan bra yang biasanya ketat. Tonjolan lemak ini bisa dihilangkan dengan beberapa gerakan olahraga. Bagaimana caranya?

Bagi perempuan gemuk, lemak yang menonjol di bagian samping dan punggung saat menggunakan bra seringkali mengjengkelkan. Selain merusak penampilan, menimbun lemak sama saja dengan menabungpenyakit.

Berikut beberapa olahraga yang dapat menghilangkan tonjolan lemak pada tali bra, seperti dilansir Livestrong, Kamis (3/2/2011):

1. Latihan membungkuk
Latihan beban sambil membungkuk dapat memperkuat otot punggung sehingga dapat menghilangkan lemak di bagian punggung. Untuk melakukannya, ambil barbel dengan berat 1,5-4 kg pada masing-masing tangan. Tekuk lutut sedikit dan bersandar ke depan, menjaga punggung lurus.

Tekuk sedikit siku, tarik tangan dan rasakan otot-otot bekerja di bagian punggung atas. Jaga punggung tetap lurus sepanjang latihan. Angkat barbel dan berhenti saat lengan setinggi bahu. Gunakan otot untuk mengendalikan berat badan. Ulangi 12 sampai 15 kali.

2. Push up dengan tumit
Latihan ini dilakukan dengan berlutut dan membungkuk badan ke depan dengan tangan di lantai. Tarik tumit kaki ke atas hingga membentuk huruf V pada tubuh. Lakukan push up dengan posisi tubuh seperti ini dan tahan posisi ini selama 15 sampai 30 detik.

3. Latihan Pliometrik
Latihan pliometrik menggabungkan pembakaran lemak dan mengencangkan otot. Salah satu latihan pliometrik dapat dilakukan dari atas bangku atau landasan yang dapat berfungsi sama yang tingginya tak kurang dari 45 cm dan tak boleh lebih tinggi dari 1 meter. Berdirilah di pinggir dengan kedua kaki lurus dan kedua bahu dikendorkan.

Jatuhkan diri ke lantai dan mendarat di bagian depan telapak kaki. Jangan meloncat, hanya menjatuhkan diri atau terjun ke depan. Ketika mendarat, tekuk kedua lutut untuk meredam kejut ketika mendarat dan kemudian kedua tangan diayunkan untuk menekan udara dan meloncatlah setinggi-tingginya sambil menjulurkan kedua tangan lurus ke atas. Ulangi 8 sampai 10 kali pengulangan.

4. Latihan kardiovaskular
Tonjolan lemak di daerah tali bra juga dapat dihilangkan dengan latihan kardiovaskular yang bisa membakar kelebihan lemak di seluruh tubuh. Latihan kardiovaskular misalnya berjalan kaki selama 30 menit, bersepeda, berenang atau aerobik setiap minggu. Peningkatan intensitas atau durasi latihan akan membantu membakar kalori lebih banyak.



Sumber : http://health.detik.com/read/2011/02/03/140441/1559666/766/tonjolan-lemak-akibat-bra-bisa-hilang-dengan-olahraga

Minggu, 30 Januari 2011

Diet bagi Penderita Hipertensi

Pembuluh darah koroner yang menderita aterosklerotik, selain menjadi tidak elastis, juga mengalami penyempitan sehingga tahanan terhadap aliran darah dalam pembuluh koroner juga naik. Naiknya tekanan sistolik karena pembuluh darah tidak elastis serta naiknya tekanan diastolik akibat penyempitan pembuluh darah tersebut, dikenal dengan istilah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Nama lengkapnya adalah hipertensi esensial.

Pembatasan jumlah cairan, ataupun pemberian cairan / air minum lebih daripada biasanya kepada penderita, juga ternyata tidak ada pengaruhnya terhadap tekanan darah. 

Diet rendah garam umumnya dianjurkan bagi penderita tekanan darah tinggi. Akan tetapi banyak ahli kedokteran yang masih meragukan efek diet rendah garam itu terhadap penurunan tekanan darah.

Lebih-lebih jika kandungan natrium dalam diet penderita di atas 250 gram sehari. Jadi agar diet rendah garam itu membawa pengaruh berupa penurunan tekanan darah, maka kandungan natrium dalam diet harus berkisar antara 200 – 250 mg sehari.

Jika digunakan diet Kempner dengan kadar natrium sekitar 200 mg, diet itu harus diberikan untuk jangka waktu yang lama. Karena itu, penderita hipertensi, sungguhpun ia sudah menjalani diet pantang garam, masih juga memerlukan obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah.

1. Makanan yang dianjurkan bagi penderita hipertensi adalah :

  • Sayuran dan buah-buahan. Kandungan serat dan vitamin Cnya dapat membentu menurunkan tekanan darah tinggi.
  • Serealia juga berfungsi untuk membantu menyerap lemak dan kandungan seratnya membantu dalam poses pencernaan makanan.
  • Jenis ikan yang banyak mengandung lemak seperti salmon, makerel, dan sarden.

2. Makanan Yang harus dikurangi
  • Makanan kaleng atau makanan yang sudah diproses dengan kandungan garam yang tinggi.
  • Jenis ikan yang banyak mengandung lemak seperti salmon, makerel dan sarden
  • Makanan berlemak.
  • Minuman beralkohol.

3. Makanan Yang harus dihindari
  • Makanan bergaram tinggi.
  • Konsumsi alkohol berlebih dan merokok.

Jumat, 28 Januari 2011

Kunci Langsing Itu Mempercepat Metabolisme Bukan Diet


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Sebenarnya Anda tidak perlu repot-repot melakukan diet, karena kunci untuk langsing adalah mempercepat sistem metabolisme. Tapi masalahnya bagaimana membuat metabolisme tubuh menjadi cepat?

Hal utama yang menyebabkan cepat atau lambatnya kenaikan berat badan adalah sistem metabolisme dan proses pembakaran kalori.

Semakin tinggi metabolisme, maka makanan lebih cepat dicerna dan membakar kalori lebih besar, sehingga tidak menyebabkan adanya timbunan lemak di tubuh.

Metabolisme adalah proses tubuh yang mengubah makanan dan minuman yang dikonsumsi menjadi energi. Selama proses biokimia yang kompleks, kalori dalam makanan dan minuman yang dikombinasikan dengan oksigen akan melepaskan energi yang dibutuhkan untuk fungsi tubuh.

Bagaimana mempercepat sistem metabolisme?


Berikut beberapa cara yang dapat mempercepat sistem metabolisme, seperti dilansir Dailymail, Rabu (26/1/2011):

1. Memperbesar otot

Jaringan otot adalah metabolik aktif dan menggunakan energi bahkan pada saat istirahat, sedangkan jaringan adiposa (lemak) tidak melakukan apapun saat istirahat. Lakukan olahraga beban seperti angkat besi untuk dapat dengan cepat meningkatkan metabolisme tubuh.

2. Minuman berkafein

"Segelas minuman berkafein seperti teh dan kopi dapat meningkatkan laju metabolisme basal sekitar 5 sampai 10 persen selama dua jam," kata Dr Nicola Lowe, dosen nutrisi senior di University of Central Lancashire.

Menurutnya, kafein sebagai stimulan dapat meningkatkan aktivitas saraf dan membuat gerakan tubuh lebih. Kafein juga mengubah penggunaan bahan bakar, sehingga tubuh lebih banyak membakar lemak untuk energi daripada glukosa.

3. Makan karbohidrat kompleks
Memasukkan karbohidrat dalam daftar makanan sering dianggap buruk. Namun sebenarnya hal tersebut bisa baik untuk metabolisme jika yang Anda makan adalah karbohidrat kompleks, seperti kentang, pasta, gandum dan ubi-ubian.

"Ada bukti bahwa jika Anda makan banyak karbohidrat, Anda cenderung membakar kelebihan lemak yang ada di tubuh," kata Tom Crisp, konsultan sports physician di BUPA Barbican Centre, London.

4. Olahraga teratur

"Metabolisme seperti mesin mobil. Pada saat istirahat hanya berdetak di atas, saat mulai bergerak Anda membakar bensin, dan ketika bergerak lebih cepat maka semakin banyak bensin yang dibakar," jelas Tom Crisp. Jadi, semakin sering Anda berolahraga, semakin tinggi tingkat metabolisme.

5. Selalu bergerak
Orang yang selalu aktif dan bergerak akan memiliki tingkat metabolisme yang tinggi, sehingga biasanya akan tetap ramping meski banyak makan. "Seseorang yang tidak dapat duduk diam akan membakar energi lebih banyak daripada seseorang yang pasif dan tenang," jelas Dr Lowe.





Sumber : http://health.detik.com/read/2011/01/26/091218/1554619/766/kunci-langsing-itu-mempercepat-metabolisme-bukan-diet

Kamis, 27 Januari 2011

5 Komplikasi Hamil Pada Perempuan Gemuk


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Obesitas atau kegemukan yang berlebih menyebabkan beberapa risiko bagi kesehatan. Terlebih pada perempuan gemuk yang sedang hamil yang berisiko lebih tinggi terhadap komplikasi saat melahirkan.

Tim peneliti dari Liverpool University menemukan beberapa komplikasi pada perempuan gemuk yang sedang hamil. Penemuan ini setelah melakukan pemeriksaan 30.000 perempuan yang melahirkan selama kurun waktu 4 tahun.

Beberapa komplikasi yang terjadi pada perempuan gemuk saat hamil seperti dilaporkan British Journal of Obstetrics and Gynaecology adalah:

1. Perempuan gemuk memiliki masa kehamilan yang lebih panjang.
Dari hasil penemuan 3 dari 10 perempuan gemuk memiliki masa hamil yang panjang, sedangkan perempuan dengan berat badan normal hanya 2 dari 10 yang telat melahirkan.

2. Perempuan gemuk yang hamil membutuhkan induksi artifisial dan memerlukan operasi caesar.
Sepertiga perempuan gemuk yang hamil membutuhkan bantuan induksi dalam proses persalinan dibanding perempuan normal yang hanya seperempatnya. Serta 3 dari 10 perempuan obesitas harus melahirkan secara caesar.

3. Sebagian besar ibu gemuk yang melahirkan melalui vagina memiliki tingkat komplikasi yang lebih besar dibanding dengan berat badan normal.

4. Studi tahun 2007 menunjukkan hampir separuh perempuan obesitas yang meninggal sesaat setelah melahirkan. Studi ini juga menemukan bahwa saat ini ibu yang obesitas menjadi salah satu risiko terbesar ketika melahirkan.

5. Obesitas yang terjadi selama hamil seringkali menyulitkan proses induksi serta dikaitkan dengan risiko tinggi operasi caesar dan kemungkinan komplikasi yang mengikuti seperti infeksi, perdarahan dan gumpalan darah.

"Ibu yang obesitas telah menjadi salah satu faktor risiko yang muncul dalam praktek kebidanan, termasuk mengalami kehamilan yang berkepanjangan," ujar Dr Sarah Arrowsmith dari University of Liverpool’s Institute of Translational Medicine, seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (27/1/2011).

Untuk itu perempuan yang obesitas sebaiknya mengatur berat badannya sebelum memutuskan untuk hamil. Serta sebaiknya tidak melakukan diet ketat saat hamil karena akan mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya.





Sumber : http://health.detik.com/read/2011/01/27/134646/1555824/764/5-komplikasi-hamil-pada-perempuan-gemuk?l991101755

Rabu, 26 Januari 2011

Kebiasaan dan Tradisi Beberapa Negara yg bisa Jauhkan Kegemukan


Sebelumnya mohon maap kalau pernah liat thread spt ini di forum lain,tujuan TS hanya utk sharing mengenai kesehatan..semoga bermanfaat..

Kegemukan sebenarnya bisa dihindari jika seseorang mampu menjaga
keseimbangan asupan makanan yang dikonsumsinya. Selain itu jangan lupakan
untuk tetap bergerak dan beraktivitas secara teratur, agar kalori terbakar dan
tak menyisakan lemak di tubuh.

Tanpa sadar, kebiasaan rutin yang Anda lakukan bisa kok membuang kalori
berlebih dalam tubuh. Hal ini jugalah yang dilakukan masyarakat dari beberapa
negara. Kebiasaan dan tradisi mereka dalam keseharian ternyata mampu
menjaga kelangsingan dan kebugaran tubuh. Berikut tradisi terkenal dari
beberapa negara yang mampu memberi kontribusi positif menjaga kelangsingan
tubuh

1. Thailand
Thailand sangat suka menggunakan cabai dalam setiap masakannya. Jenis
bumbu satu ini dipercaya mampu meningkatkan metabolisme. Selain itu cabai
juga dapat memperlambat proses makan, sehingga makanan yang masuk ke
terbatas dan hal ini sangat efektif menurunkan berat badan. Kebiasaan ini
sedikit banyak sama dengan masyarakat Indonesia.

2. Brazil
Masyarakat Brazil menggunakan nasi dan kacang polong sebagai menu kesehariannya. Paduan ini rendah lemak dan tinggi serat, sehingga diyakini mampu menstabilkan gula darah.

3. Polandia
Masyarakat Polandia lebih sering makan di rumah, karena budaya makan di rumah yang sangat kental. Dengan makan di rumah, maka mereka mampu menyediakan menu-menu sehat

4. Jerman
Sekitar 75 persen warga Jerman sarapan setiap hari dengan buah, sereal, atau roti whole grain. Penelitian menyebutkan, jika seseorang meleawtkan sarapan maka akan memicu makan berlebih sebelum atau di saat makan siang.

5. Belanda
Masyarakat Belanda terkenal sangat suka menggunakan sepeda untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Bersepeda dengan kecepatan sedang bisa membantu Anda membakar sekitar 550 kalori per jam.

6. Swiss
Warga Swis menggunakan muesli sebagai sarapan atau makan malam ringan. Muesli merupakan bubur atau sereal yang terbuat dari oat, buah, dan kacang-kacangan

7. Rusia
Sebagian besar warga Rusia menanam buah dan sayur sendiri di halaman rumahnya. Mereka juga memiliki kebiasaan mengawetkan buah dan sayur untuk dikonsumsi sendiri. Hal ini membuat diet mereka lebih bernutrisi.

8. Malaysia
Masyarakat Malaysia sering menambahkan kunyit pada masakannya. Bumbu kari ini mengandung curcumin dan terbukti ampuh lemak.

Mau Tips Langsing & Sehat Lainnya?,silahkan cek di www.bestdietsehat.com


Sumber : http://forum.detik.com/kebiasaan-dan-tradisi-beberapa-negara-yg-bisa-jauhkan-kegemukan-t231428.html?l993306frm