SELAMAT DATANG DI BLOG HERBAMAED INDONESIA

HERBAMAED INDONESIA hadir untuk memberikan informasi manfaat tanaman obat/ Herbal khususnya Herbal Indonesia untuk kesehatan. Selain memberikan informasi herbal, HERBAMAED INDONESIA juga menyediakan berbagai macam herbal yang sudah dalam bentuk ektrak dan dikemas dalam bentuk kapsul sehingga memudahkan untuk mengkonsumsinya. Bagi yang berminat untuk memanfaatkan herbal dan konsultasi pengobatan herbal bisa contact : rsmjakarta@gmail.com atau dessysartika@gmail.com / 08988059632
Tampilkan postingan dengan label Mesir Bergejolak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mesir Bergejolak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Februari 2011

Gile! Kekayaan Hosni Mubarak Rp 287 Triliun


Quote:
TEMPO Interaktif, Presiden Mesir Hosni Mubarak telah berkuasa selama 30 tahun di Mesir. Selama itulah dia menumpuk kekayaan, menurut situs Daily Telegraph, kekayaan Mubarak mencapai 20 miliar pounds atau sekitar Rp 287 triliun.


Kekayaan Mubarak ini sebagian disimpan di sejumlah rekening bank di Swiss, Amerika Serikat dan Inggris. Sebagian lagi hartanya berupa properti yang tersebar di Los Angeles, Washington dan New York.


Sejak berkuasa pada 1981, Mubarak mampu membuat negara di Afrika Utara itu stabil. Rahasianya, dia membangun hubungan baik dengan negara-negara Barat dan Israel. Namun di balik kestabilan, korupsi, kemiskinan dan kekerasan oleh negara tumbuh subur di Mesir.


Mubarak lahir 1928 di desa Kahel-el-Meselha. Dia tamat dari Akademi Militer pada 1949. Setelah perang Arab-Israel, Mubarak mendapat promosi menjadi Kepala Angkatan Udara Mesir, inilah pintu pertama dia masuk ke lingkaran elit politik.


Mubarak dikenal seorang pembantu setia Presiden Mesir Anwar Sadat. Dia diangkat jadi Wakil Presiden oleh Anwar Sadat pada 1975. Sejak itu dia memainkan peranan penting: membangun hubungan dengan negara-negara barat. Pada 1981, Sadat dibunuh, Mubarak naik menjadi orang nomor satu di Mesir.


Satu bukti kedekatan Mubarak dengan negara Barat, yakni ketika bekas Perdana Menteri Inggris Tony Blair menghabiskan liburan di vila mewah Mubarak di Laut Merah. Blair bersama keluarganya menginap di vila bernama Sharm-el-Sheikh.


Mubarak menikah dengan Suzanne, yang berdarah campuran, Mesir-Inggris. Ayah Suzanne, Saleh Thabet, yang berprofesi sebagai dokter anak bertemu dengan Lily May Palmer, suster yang tumbuh dewasa di Wales. Mereka bertemu di London. Saleh kemudian menikah dengan Lily, dan lahirlah Suzanne.


Dalam sebuah wawancara dua tahun lalu, Suzanne mengatakan masih memiliki saudara sepupu di Inggris. "Aku sangat nyaman dengan dua budaya ini, dua bahasa, dua dunia yang berbeda," kata ibu negara berusia 69 tahun tersebut.


Mubarak dan Suzanne memiliki dua anak laki-laki, Alaa dan Gamal. Keduanya berkarir di bidang keuangan. Alaa, si sulung, jarang muncul dan tidak tertarik politik. Sedangkan Gamal, 47, lebih sering terlihat dan lebih dikenal orang.


Gamal terjun ke dunia politik pada 2000. Ayahnya menunjuk dia menjadi Sekretaris Jenderal partai berkuasa, National Democratic Party.


Gamal lulusan American University di Kairo, dia bekerja di Bank of America, Mesir lalu pindah ke London. Dia tinggal di sebuah rumah mewah 5 lantai di kawasan elit London, Knightsbridge.


Di rumah bergaya Georgian seharga 8,5 juta pounds atau sekitar Rp 122 miliar, Suzanne kini tinggal. Dia dikabarkan telah terbang ke Inggris dengan membawa 100 kopor.
wajar 30 tahun berkuasa di Mesir.. mirip Soeharto nih.
Terbukti kemarukan harta dan kekuasaan akan binasa, kenapa Mubarak tidak belajar dari pendahulunya, Firaun. Pesan ini juga untuk para pemimpin Arab





Sumber : http://forum.detik.com/gile-kekayaan-hosni-mubarak-rp-287-triliun-t233915.html?df9922tpop?nd991103frm

Mesir Bergolak Ratusan Pendukung Mubarak Berdemo di Kairo


Kairo - Mesir terus bergolak. Di tengah aksi demo antipemerintah, ratusan pendukung Presiden Mesir Hosni Mubarak hari ini berkumpul di Kairo. Mereka bersumpah akan terus setia pada pemimpin yang tengah didesak jutaan warganya untuk mengundurkan diri itu.

Sekitar 500 orang berkumpul di dekat markas stasiun televisi pemerintah, yang jaraknya sekitar satu kilometer dari Lapangan Tahrir, pusat aksi protes anti-Mubarak.

"Ya untuk Mubarak, untuk menjaga stabilitas," demikian bunyi salah satu banner yang dibawa para demonstran pendukung Mubarak seperti diberitakan kantor berita AFP,Rabu (2/2/2011).

"Ya untuk presiden perdamaian dan stabilitas," begitu bunyi banner lainnya. Sejumlah demonstran menyatakan niat mereka untuk berjalan menuju Lapangan Tahrir guna mengusir para demonstran anti-Mubarak.

"Orang yang baik meninggalkan lapangan setelah pidato Presiden Mubarak," cetus Gamal Ibrahim, seorang wartawan di antara kerumunan demonstran. "Hanya pengkhianat yang masih tetap di sana," imbuhnya.

Dalam pidatonya yang disiarkan televisi pada Selasa, 1 Februari kemarin, Mubarak menyatakan tak akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden yang rencananya akan digelar September mendatang. Namun Mubarak mengatakan akan tetap menjabat hingga September tersebut. Pidato Mubarak itu disambut teriakan mencemooh dari para demonstran yang berkumpul di Lapangan Tahrir.

Hingga hari ini para demonstran anti-Mubarak terus berkumpul di Lapangan Tahrir. Ini berarti aksi demo tersebut telah memasuki hari kesembilan. Pada Selasa, 1 Februari kemarin, sekitar 5 juta warga Mesir berdemo di Kairo dan kota-kota lainnya di Mesir untuk mendesak Mubarak mundur. Aksi tersebut merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Mesir.

Polisi Jamin Keamanan WNI dari Mesir Selama di Asrama Haji

Jakarta - Polrestro Jakarta Timur menjamin keamanan WNI dari Mesir yang berada di tempat penampungan sementara di Asrama Haji, Jl Pinang Ranti, Jakarta Timur. Polisi juga akan mengamankan jalur jalan yang akan dilintasi WNI.

"Saya jamin keamanan di sini, selama ada kegiatan di sini (asrama Haji) kita siap mengamankan," kata Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Pol Saidal Mursalin, saat ditemui di depan Gedung B Asrama Haji, Rabu (2/2/2011).

Dari informasi yang diterima pihaknya, sebanyak 411 WNI akan tiba di Asrama Haji Pondok Gede. Selain pengamanan di sekitar asrama, pihaknya juga menggelar pengamanan di jalur yang akan dilintasi nanti oleh WNI.

"Pengamanan lalu-lintas juga kita lakukan, jadi sejak mereka masuk Jakarta Timur petugas sudah bersiaga pengamanan," kata Saidal.

Total personel yang diturunkan sebanyak 50 personel termasuk pengamanan lalu-lintas. Bantuan pengamanan juga dilakukan oleh TNI dari Kodim dan Koramil.

Sampai kapan pengamanan dilakukan, Saidal menyatakan belum mengetahuinya. Namun, jika pihak asrama membutuhkan bantuan pihaknya mengaku siap melakukan pengamanan, termasuk penambahan personel.

"Penambahan personel nanti disesuaikan dengan kebutuhan pihak asrama," ucapnya.



Sumber : http://www.detiknews.com/read/2011/02/02/160111/1559146/10/polisi-jamin-keamanan-wni-dari-mesir-selama-di-asrama-haji

RI Siap Terbangkan Lagi Pesawat Pengevakuasi WNI di Mesir Malam Nanti

Jakarta - Pesawat Garuda tipe Boeing 747-400 telah kembali ke Tanah Air dengan mengangkut 411 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Mesir. Kini sejumlah persiapan tengah dilakukan pemerintah untuk kembali menerbangkan pesat pengevakuasi WNI di Mesir malam nanti.

"Satgas sudah menyiapkan dua pesawat stand by. Insya Allah kalau pengurusan administrasi dan izin mendarat sudah selesai, bisa kita berangkatkan malam ini atau minimal dini hari," Ketua Satgas Evakuasi WNI di Mesir, Hassan Wirajuda, usai menjemput kedatangan WNI dari Mesir di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Selasa (2/2/2011).

Dia menambahkan, sekarang ini tercatat 390 WNI di Mesir yang telah mendaftar untuk kembali ke Tanah Air. Dalam gelombang awal pemulangan WNI dari Mesir ini, pemerintah mengutamakan wanita dan anak-anak. Dalam evakuasi pertama ini, telah diangkut 411 wanita, 184 anak-anak dan 70 laki-laki.

"Ini sesuai dengan prioritas yang kita berikan, kita dalam gelombang awal, kita prioritaskan anak-anak dan wanita," imbuh Hassan.

Untuk sementara, WNI dari Mesir tersebut akan transit di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Maksimum waktu transit adalah 24 jam. Setelah itu, pemerintah akan memfasilitasi kepulangan mereka ke daerah asal.

"Di sana kami akan mengatur keberangkatan dengan kereta api dan bus. Di luar Pulau Jawa akan kami usahakan dengan transportasi udara," sambung mantan menlu ini.

Pemerintah menyiapkan pesawat dari 3 maskapai untuk mengevakuasi WNI yang ada di Mesir. Selain Garuda, maskapai yang diminta bantuannya adalah Batavia Air dan Lion Air. Pesawat Lion Air berjenis Boeing 747-400 sedangkan Batavia adalah A310 namun sedang diusahakan memakai pesawat A330. Namun tidak semua WNI akan dievakuasi, pemerintah RI hanya mengevakuasi kurang lebih 4.100 dari 6.100 WNI.

Evakuasi dilakukan lantaran demonstrasi antipemerintah Hosni Mubarak di Mesir tidak kunjung berhenti. Demonstrasi yang digelar lebih dari sepekan ini menuntut Mubarak turun dari kursi presiden dan meninggalkan mesir. PBB melansir jumlah korban tewas dalam kerusuhan yang merupakan buntut demonstrasi itu mencapai 300 orang. Setelah kondisi Mesir aman, pemerintah akan membantu menerbangkan mereka kembali ke Mesir.



Sumber : http://www.detiknews.com/read/2011/02/02/155059/1559139/10/ri-siap-terbangkan-lagi-pesawat-pengevakuasi-wni-di-mesir-malam-nanti

194 Wanita, 70 Pria dan 147 Anak WNI dari Mesir Ditampung di Pondok Gede

Jakarta - Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Mesir telah tiba di Tanah Air. Ketua Satgas Evakuasi WNI di Mesir, Hassan Wirajuda, memastikan WNI yang telah berhasil dievakuasi 411 orang, bukan 415 seperti diinformasikan sebelumnya.

"Dalam penerbangan pertama ini telah kita pulangkan 411 orang, wanita 194 orang, anak-anak 147 orang dan laki-laki 70 orang," kata Hassan usai menjemput kedatangan WNI dari Mesir di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Selasa (2/2/2011).

Setelah urusan imigrasi di bandara selesai, para WNI ini akan ditampung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Satgas Evakuasi WNI di Mesir akan mengusahakan secara maksimal agar semua WNI sampai di tempat tujuan dan di tempat transit dengan aman.

"Tidak hanya akomodasi yang cukup, ada juga dokter yang siaga 24 jam. Karena itu, keluarga atau kerabat tidak diberikan izin menjemput di sini tapi di Pondok Gede," imbuh mantan Menlu itu.

Selanjutnya, para WNI dari Mesir itu akan dibantu untuk kembali ke daerahnya masing-masing. Selain melalui transportasi udara, juga diupayakan transportasi darat. Setelah situasi di Mesir aman kembali, pemerintah akan membantu mereka kembali ke Mesir untuk menjalankan aktivitasnya.

Total WNI yang berada di Mesir berjumlah kurang lebih 6.100 orang. Namun tidak semua WNI bisa dan mau dievakuasi. Pemerintah RI hanya mengevakuasi kurang lebih 4.100-an WNI.

Evakuasi dilakukan lantaran demonstrasi antipemerintah Hosni Mubarak di Mesir tidak kunjung berhenti. Demonstrasi yang digelar lebih dari sepekan ini menuntut Mubarak turun dari kursi presiden dan meninggalkan mesir. PBB melansir jumlah korban tewas dalam kerusuhan yang merupakan buntut demonstrasi itu mencapai 300 orang.